Kurang lebih sebulan sudah kita ditinggalkannya.Bulan yang penuh rahmat nan ampunan.Dengan berpuasa sebulan lamanya.Dengan melakukan qiyaumul lail setiap malamnya.dengan ber i’tikaf tuk mendapatkan malam 1000 bulannya.Dan menginfakkan sebagian harta kita dijalanya.
Sudah barang tentu amalan itulah yang membedakan bulan itu dengan bulan lain pada umumnya.amalan yang begitu besar hingga kita tak tahu berapa besar pahala kita.
Tepat sudah sebulan kita tunaikan segala amal ibadah takbir tahmid tahlil bergema di mana di seluruh antero dunia pertanda hari kemenangan telah tiba.kita akan kembali ke fitrahnya
yang membuat kita bak bayi yang baru lahir dari rahim seorang ibunda.Tak ada secuil pun dosa yang melekat pada diri kita.Saling berjabat tangan dan bermaafan sudah menjadi tradisi setelah kita meninggalkanya.Berpuasa enam hari setelahnya seolah menjadi pelengkap betapa istimewanya bulan ini.
Lalu?
apakah amalan yang telah kita lakukan sekarang?
apkah kita telah lupa akn janji dan tobat kita kepadanya?
atau…kita sengaja melupakan seluruh perintahnya dan kembali ke jalan kita sebelumnya.jalan yang hanya akan membuat kita berada
di jalur kemunafikan.
oh tuhan,,,
berikan aku hidup lebih lama lagi…
agar ku dapat merasakan indahnya ibadah ini….


November 18, 2007 at 7:49 am
moga kita bisa dipertemukannya ramadhan tahun depan..amin
November 18, 2007 at 3:40 pm
semoga usia kita sampai ke ramadhan tahun depan…
November 24, 2007 at 5:20 pm
“oh tuhan,,,
berikan aku hidup lebih lama lagi…
agar ku dapat merasakan indahnya ibadah ini….” bro..tak amini dengan sepenuh hati.. Aminnnn ya robbalallamin….
December 2, 2007 at 3:24 am
Ck..ck..ck…
Dir kta2 u kok RomantiZzz bIzz ceh??
BlajaR dimaNa bUng?
hwk..kw.wkw.wkwk.
Mg Ramadhan taOn depan lbih bermakna dWegh bwt u n me…
December 6, 2007 at 5:45 pm
ternyata mas dirga!! …
orangnya alim